~~~ Selamat untuk PRODI AGRIBISNIS PERIKANAN (Prodi AGP) Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo telah ter Akreditasi B oleh BAN PT, semoga di masa depan menjadi lebih BAIK ~~~ ... Aamiin ya robbal aalamiin... ~~~ <<< sukses untuk Prodi AGP >>>

Tuesday, April 10, 2018

Potensi Laut Indonesia sebagai Negara Maritim

Luas lautan dibandingkan luas daratan di dunia mencapai kurang lebih 70 berbanding 30, sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi negara-negara di dunia yang memiliki kepentingan laut untuk memajukan maritimnya. Seiring perkembangan lingkungan strategis, peran laut menjadi signifikan serta dominan dalam mengantar kemajuan suatu negara.
Indonesia secara geografis merupakan sebuah negara kepulauan dengan dua pertiga luas lautan lebih besar daripada daratan. Hal ini bisa terlihat dengan adanya garis pantai di hampir setiap pulau di Indonesia (± 81.000 km) yang menjadikan Indonesia menempati urutan kedua setelah Kanada sebagai negara yang memiliki garis pantai terpanjang di dunia. Kekuatan inilah yang merupakan potensi besar untuk memajukan perekonomian Indonesia.

Data Food and Agriculture Organization di 2012, Indonesia pada saat ini menempati peringkat ketiga terbesar dunia dalam produksi perikanan di bawah China dan India. Selain itu, perairan Indonesia menyimpan 70 persen potensi minyak karena terdapat kurang lebih 40 cekungan minyak yang berada di perairan Indonesia. Dari angka ini hanya sekitar 10 persen yang saat ini telah dieksplor dan dimanfaatkan.


Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia belum merasakan peran signifikan dari potensi maritim yang dimiliki yang ditandai dengan belum dikelolanya potensi maritim Indonesia secara maksimal. Dengan beragamnya potensi maritim Indonesia, antara lain industri bioteknologi kelautan, perairan dalam (deep ocean water), wisata bahari, energi kelautan, mineral laut, pelayaran, pertahanan, serta industri maritim, sebenarnya dapat memberikan kontribusi besar bagi kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Indonesia.



Dalam UUD 1945 pasal 33 ayat (3) disebutkan, bahwa bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk kemakmuran rakyat. Meskipun begitu tidak dapat dipungkiri juga bahwa kekayaan alam khususnya laut di Indonesia masih banyak yang dikuasai oleh pihak asing, dan tidak sedikit yang sifatnya ilegal dan mementingkan kepentingan sendiri.



Dalam hal ini, peran Pemerintah dibutuhkan untuk bisa menjaga dan mempertahankan serta mengolah kekayaan dan potensi maritim di Indonesia. Untuk mengolah sumber daya alam laut ini, diperlukan perbaikan infrastruktur, peningkatan SDM, modernisasi teknologi dan pendanaan yang berkesinambungan dalam APBN negara agar bisa memberi keuntungan ekonomi bagi negara dan juga bagi masyarakat.





Hetty Listyawati

SEMANGAT MUDA TARUNA POLITEKNIK KP SDA

TARUNA POLTEK KP SDA BISA


Sumber : https://www.google.co.id/search?q=foto+lulusan+terbaik+poltek+kp+sda


Ada yang harus ditinggalkan demi masa depan. Kebebasan. Tapi bukan berarti taruna Politeknik Kelautan dan Perikanana Sidoarjo buta akan dunia luar. Taruna dibekali pembelajaran yang intens setiap harinya. Tak luput pula taruna dibekali semangat untuk selalu berjuang dan pantang menyerah. Kalau kata taruna "Tak Pulang Tak Masalah". Maksudnya apa? Ya taruna dengan jiwa ksatria ikhlas untuk selalu ditempa dan dididik untuk menjadi seseorang setelah keluar dari kampus ini. Pada era ini otak dan skill lebih dicari oleh orang dibanding otot, maka dari itu di dalam kawah candradimuka kami berjuang untuk perbaikan sumber daya manusia dimasa mendatang terutama dibidang perikanan. 


❤❤❤


Menjadi yang terdepan? Bukan. Yang terpenting adalah menjadi yang baik untuk sesama. Menolong selagi bisa dan memberi selagi mampu. Hal yang ditonjolkan bukan seberapa pintar seseorang dimata dunia melainkan seberapa berguna ilmumu untuk orang lain. Foto diatas hanya dokumentasi semata yang melambangkan "Taruna Juga Bisa Berprestasi". Ayo petik ilmu di tempat kau berada, salurkan kemana pun ilmu itu dibutuhkan. Melegakan pasti jikalau ilmumu terpakai bukan. Bahkan Tuhan pun menyukai seseorang yang senang tuk berbagi. Intinya bekali masa mudamu dengan ilmu, ilmu dan ilmu. 


❤❤❤





By : Adelia Indra P







Sejak 2014, KKP Tenggelamkan 363 Kapal Pencuri Ikan


               Sepanjang 2017, Kementerian Keluatan dan Perikanan (KKP) telah menenggelamkan 127 kapal pencuri ikan. Sementara selama periode 2014-2017, sebanyak 363 kapal pencuri ikan telah ditenggelamkan.
               pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP)KKP Nilanto Perbowo mengatakan, salah satu capaian prioritas di tahun lalu yaitu penangkapan kapal-kapal yang melakukan tindak pencurian ikan atau illegal fishing.
Selama 2017, KKP telah memeriksa 3.727 kapal perikanan di wilayah laut Indonesia. Dari jumlah tersebut, 132 kapal ditangkap yang terdiri dari 85 kapal asing dan 47 kapal Indonesia. Penangkapan kapal-kapal tersebut karena terdapat bukti yang cukup telah melakukan illegal fishing.

Taruna Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo Turut Meriahkan Acara Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan Puspa Agro

Selasa (3/4/2018), acara Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan (BKIPM) 2018 di Puspa Agro, Jemundo, Sidoarjo berjalan sangat lancar dan meriah, hal ini karena banyak yang ikut serta memeriahkan acara tersebut, mulai dari parade Drumband, Reog Ponorogo, senam, bazar produk yang ada di Jawa Timur, lomba-lomba yang berhubungan dengan perikanan dan beberapa pertunjukan lain yang sejak pagi sudah siap di tempat. Meskipun Meneteri Susi Pudjiastuti batal hadir dalam acara tersebut, acara BKIPM tetap menjadi acara yang ditunggu tunggu oleh masyarakat.
Taruna Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo juga turut andil dalam acara tersebut. Para taruna menjadi panitia pembantu dalam acara bulan bakti yang dihadiri Pemkab Sidoarjo Saiful Ilah, Kepala Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Rina, Ketua komisi IV DPR RI Viva Yoga Mauladi dan perwakilan dari Staf Ahli Kementerian Kelautan dan Perikanan. Taruna Poltek KP Sidoarjo melaksanakan beberapa macam kegiatan bazar, ada pula yang menjadi panitia konsumsi, pembantu CSR, pembantu keamanan, pembantu panitia lomba, pembantu kebersihan, serta best of the best Drumband Bahari Poltek Kp Sidoarjo.

Sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) Tingkat Kabupaten Siak Tahun 2017


Sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) Tingkat Kabupaten Siak Tahun 2017

“Upaya meningkatkan gizi masyarakat Siak, serta minat untuk mengkonsumsi ikan perlu terus dilakukan melalui berbagai kegiatan.” Hal itu disampaikan Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional (Forikan) Kabupaten Siak Rasidah Alfedri saat membuka Sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), Kamis (20/7) pagi, di Gedung Wanita, Jalan Raja Kecik, Siak.
Lebih lanjut Rasidah mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan bagian dari kegiatan lomba masak berbahan serba ikan dan Sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan Tingkat Kabupaten Siak Tahun 2017.
Sosialisasi kali ini mengangkat tema bagaimana cara mengolah dan cara menyimpan ikan segar yang baik dan benar. Manfaat dari kegiatan ini adalah untuk menambah wawasan dan untuk mendorong peningkatan konsumsi ikan dalam rangka pemenuhan gizi masyarakat, sehingga berdampak langsung kepada perbaikan kualitas sumberdaya manusia.
“Tema kita pada tahun ini adalah bagaimana cara pengolahan dan cara menyimpan ikan yang baik dan higienis, agar kandungan zat gizi, protein maupun vitamin yang ada  didalam ikan tersebut tidak berkurang akibat cara pengolahan dan penyimpanan yang tidak benar,” ujar istri Wabup Siak itu.
Guru pengawas SMA Negeri 1 Siak ini mengharapkan kepada peserta yang hadir untuk tidak bosan-bosannya mengajak masyarakat untuk mengkonsumi ikan (Gemarikan), sehingga akhirnya kita memiliki generasi yang sehat, cerdas dan kuat.
Diujung sambutannya ia mengatakan, beberapa waktu yang lalu pihaknya telah melakukan kegiatan pengolahan makanan berbahan dasar ikan di Kecamatan Bungaraya, saat itu dibuat bakso dan amplang yang berbahan dasar ikan. Menariknya, ibu-ibu di Kecamatan Bungaraya tersebut telah berani memasarkan amplang buatannya ke super market dan warung-warung.
Sementara, Ketua Harian Forikan Rahimawati Hamzah mengatakan tujuan kegiatan ini adalah untuk melatih keterampilan dan meningkatkan pengetahuan pengurus Forikan kecamatan akan pentingnya mengkonsumsi pangan yang berbahan dasar ikan.
Kemudian untuk dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dengan memasyarakatkan dan membiasakan keluarga untuk mengkonsumi aneka makanan dan minuman yang beragam dan bergizi, berbahan dasar ikan, untuk kebutuhan sehari-hari dengan memanfaatkan sumber daya potensi yang ada disekitar kita.
Selain itu, peserta yang hadir dari seluruh kecamatan se Kabupaten Siak dibekali untuk persiapan pelaksanaan lomba (technical meeting) masak serba ikan tingkat Kabupaten Siak, yang akan dilaksanakan pada kamis mendatang.
Peserta sosialisasi tersebut terdiri dari ketua Forikan kecamatan dan kader PKK kecamatan yang berjumlah sebanyak 50 orang. Hadir saat itu Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Susilawati, Narasumber dari Poltekes Kemenkes Riau Lailiyana serta jajaran staf dari Dinas Peternakan dan Perikanan kabupaten Siak.
Sumber : Humas Kab. Siak, 20 Juli 2017
By : Ira (17.5.02.115)

Poltek KP Sidoarjo Cetak Lulusan Yang Siap Terjun Di Dunia Usaha Dan Industri Kelautan Dan Perikanan



nyak 57 Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) Sidoarjo meluluskan 137 tarunanya melalui Rapat Terbuka Senat Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo dalam Rangka Wisuda Program Diploma III Tahun Akademik 2014-2015 pada Sabtu (22/8). Selain dihadiri segenap orangtua wisudawan, acara yang berlangsung di Aula Kampus Poltek KP Sidoarjo Sedati Sidoarjo itu juga dihadiri oleh Kepala Badan Pengembangan SDM KP Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Suseno Sukoyono beserta segenap Pejabat eselon II dan III Lingkup KKP. Turut hadir pula Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Herman Khaeron dan Bupati Sidoarjo Saiful Illah.
Direktur Poltek KP Sidoarjo, Dr. Endang Suhaedy dalam laporan pendidikannya menyampaikan bahwa para lulusan yang telah mendapatkan gelar Ahli Madya Perikanan tersebut terdiri dari Program Studi Teknik Budidaya Perikanan (TBP) sebanyak 80 orang Lulus 100 %, Predikat yang diraih Dengan Pujian 22 orang dan Sangat Memuaskan 58 orang. Sedangkan Program Studi Teknik Pengolahan Produk Perikanan (TPPP) sebaorang lulus 100 %, Predikat yang diraih Dengan Pujian 21 orang dan Sangat Memuaskan 36 orang. 
DF

"Batari" Poltek KP Sidoarjo Akan Jadi Percontohan

Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) Sidoarjo, Jawa Timur, terkenal memiliki inovasi produk Bandeng Tanpa Duri (Batari), di samping berbagai jenis produk olahan lainnya, yang merupakan hasil praktek teaching factory para taruna. Nama "Batari" diberikan pada peringatan Hari Nusantara Tahun 2008 di Gresik, Jawa Timur, oleh Presiden RI kala itu, Susilo Bambang Yudhyono, yang sangat mengapresiasi produk tersebut.
Apresiasi juga datang dari berbagai pihak, salah satunya Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Kelautan dan Perikanan (BPSDMP KP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Rifky Effendi Hardijanto, yang berkunjung ke Poltek tersebut, beberapa hari lalu.

"Saya ingin produk Batari di Poltek ini menjadi percontohan," ujar Rifky kepada Direktur Poltek KP Sidoarjo, Mochammad Heri Edy beserta jajarannya, saat meninjau langsung pengolahan Batari oleh para taruna di dalam gedung teaching factory kampus tersebut.

Dijelaskan Heri, metode cabut duri yang dikembangkan Poltek KP Sidoarjo bagi produk Batari telah diterapkan oleh masyarakat Sidoarjo, guna menambah penghasilan mereka. Meskipun produk Batari sudah terdaftar hak patennya, masyarakat yang menggunakan metode ini tidak dipungut biaya royalti. Tak hanya bagi masyarakat Sidoarjo, metode cabut duri ini sudah diterapkan di daerah-daerah lainnya.
Salah satu produk Batari yang dihasilkan Poltek ini adalah Batari Asap. Ikan bandeng yang sudah dicabut durinya kemudian dimasukkan ke mesin pengasapan, dengan suhu 80 derajat celcius untuk 3 jam pertama, dan 70 derajat celcius untuk 2 jam selanjutnya.

Produk lainnya adalah Batari Crispy yang digoreng setengah matang dengan campuran tepung dan dimasukkan ke dalam plastik kemasan. Untuk mengkonsumsinya, terlebih dahulu digoreng lagi selama 3-5 menit. Dijelaskan Heri, Batari Crispy hadir sebagai alternatif masakan crispy yang saat ini didominasi oleh ayam goreng.
Dalam pemrosesan Batari, Poltek KP Sidoarjo menerapkan prinsip blue economy yang melestarikan lingkungan tanpa limbah (zero waste). Isi perut, insang dan labyrinth bandeng dapat digoreng atau dimasak menjadi bothok, dan bisa juga dimanfaatkan sebagai pakan ikan lele yang sangat baik bagi pertumbuhan lele. Sisik bandeng dibuat kolagen sebagai campuran bahan kosmetik, yang sudah dilakukan penelitian oleh Poltek KP Sidoarjo. Tulang punggung dan duri diolah menjadi tepung, abon, krupuk bandeng, dan krupuk kalsium yang sangat baik bagi penderita osteophorosis. Darah dan sisa-sisa cucian diolah menjadi pupuk cair yang dapat menyuburkan plankton, yang selanjutnya plankton merupakan makanan alami bagi bandeng.

Pada 2014, Poltek KP Sidoarjo menggelar acara pemecahan rekor Musium Rekor Dunia Indonesia cabut duri ikan bandeng dengan jumlah peserta terbanyak, yaitu 2.014 orang. Rekor baru ini menumbangkan rekor sebelumnya di Kendal, Jawa Tengah, pada 2011, dengan jumlah peserta sebanyak 1.113 orang.

Cindy Firmadani

Sidoarjo Terima Seribu Bibit Mangrove dari KKP

Demi menambah perluasan hutan mangrove di wilayah Kab Sidoarjo. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah memberikan seribu bibit tanaman mangrove. Proses penyerahannya pada Puncak Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan 2018 di Pasar Puspa Agro, Jemundo, Taman, Sidoarjo, Selasa, (3/4) kemarin.
Pemberian bibit mangrove diserahkan Rina, Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) kepada Bupati Sidoarjo Saiful Ilah. Bantuan tanaman itu, diharapakan akan menjadi perluasan hutan mangrove di Sidoarjo, karena dengan banyaknya tanaman mangrove akan semakin cepat ikan berkembang biak, dan mangrove itu akan menjadi tempat ikan-ikan bertelur.



cindy firmadani

Certifikasi Taruna Prodi Agribisnis Perikanan

Taruna Prodi Agribisnis Perikanan Angkatan XVIII 

Politeknik KP Sidoarjo serius hendak mencetak lulusannya menjadi pengusaha handal dengan mengadakan perjanjian kerja sama dengan Universitas Ciputra Surabaya. Kerjasama ini diwakili oleh Direktur Politeknik KP Sidoarjo Dr. Muh. Hery Riyadi Alauddin, S.Pi, M.Si dan Rektor Universitas Ciputra Yohannes Somawihardja. Ruang lingkup kerjasama ini meliputi peningkatan kapasitas SDM, penguatan Riset dan SDM, penerapan iptek, pertukaran data dan informasi, pemanfaatan sarana dan prasarana serta pengembangan entrepreneur. Tindak lanjut dari kerjasama ini langsung diwujudkan dengan dilaksanakannya pelatihan dan uji kompetensi bagi Taruna Prodi Agribisnis Perikanan (AGP) dari Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Ciputra mengenai skema pengoperasian bisnis dan analisis pengembangan bisnis di Fakultas Manajemen Bisnis Universitas Ciputra Surabaya selama 3 hari.

By. TELUR ASIN XX
pelantikan komandan pleton remaja, setelah melalui beberapa tahap seleksi yang cukup ketat, akhirnya terpilih 5 taruna dari 25 taruna yang diseleksi untuk menjadi komandan pleton remaja.
berikut nama-nama komandan pleton remaja yang terpilih:
1. M. ramdhan (TBP)
2. Susilo hermanto (TPPP)
3. Tidan dwi rachmadana (AGP)
4. Fiki fahmi (TPPI)
5. Ilham arditya (MP)


By: -Niky A
Rega p



Pemancingan Pembawa Rezeki Prodi AGP

Selepas test wawancara Duta Kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo, perwakilan Taruna/i prodi Agribisnis Perikanan menjual suatu produk Edu Mina Mart di pemancingan Edu Wisata Poltek KP Sidoarjo. Taruna/i berkeliling di seluruh tempat pemancingan.  Hujan yang begitu lebat tidak menghambat semangat para taruna/i untuk memasarkan sebuah produk. Menggunakan gejolak semangat tersebut, semua produk laris terjual. Lelah letih dan derasnya cucuran keringat tak terasa setelah mendapatkan hasil yang begitu memuaskan. ~ ODI (2018)

MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN RESMIKAN INSTALASI KARANTINA IKAN DI PUSPA AGRO



SIDOARJO – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menaruh perhatian terhadap pengembangan industri perikanan di Jatim, baik perikanan tangkap maupun budi daya.  Hal ini dibuktikan dengan dibangunnya fasilitas karantina dan uji mutu ikan di komplek pasar induk agrobis Puspa Agro.
“Jawa Timur punya andil besar dalam industri perikanan di Indonesia. Selain sumber daya alamnya yang banyak, di sini juga banyak pengusaha yang mengembangkan usaha perikanan,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C. Sutardjo, saat meresmikan instalasi Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan (KIPMK) hasil perikanan di komplek pasar induk agrobis Puspa Agro, Rabu (3/9/2014).
Hadir dalam peresmian  itu, di antaranya Gubernur Soekarwo, Bupati Sidoarjo Saiful Illah, jajaran komisaris dan direksi PT Jatim Grha Utama (JGU) dan PT Puspa Agro, serta sejumlah pengusaha sektor perikanan. Dalam acara itu juga digelar demonstrasi penanganan kontener yang mengangkut ikan dengan menggunakan alat berat.
Menurut Sharif,  dibangunnya fasilitas karantina ikan di Puspa Agro merupakan bentuk komitmen KKP dalam mendorong terciptanya standar mutuproduk perikanan di Indonesia. Instalasi yang dibangun dengan luas 20.000 m2 ini, berperan sebagai tempat atau fasilitas pemeriksaan produk perikanan, baik impor, ekspor, maupun domestik yang masuk atau keluar melalui pelabuhan atau Bandar udara di Jatim.
Ditambahkan, dipilihnya Jatim sebagai lokasi instalasi KIPMK, karena provinsi ini memiliki kontribusi yang cukup besar dalam menjadikan Indonesia sebagai Negara yang diperhitungkan pada sector kelautan dan perikanan di dunia. Dengan kontribusi sebesar 14,85 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasionalm lanjut Sharif, Jatim menyumbang 1,1 juta ton dari total produksi perikanan Indonesia tahun 2012 yang tercatat mencapai 15,26 juta ton.
“Penjaminan kesehatan dan mutu melalui sertifikasi ini, akan meningkatkan nilai tambah dan daya saing, perlindungan sumber daya perikanan, serta keamanan pangan bagi konsumen,” tandas Sharif. (sha).






-blogspot ini dibuat oleh suizdan dan alex yang bersumber dari http://puspaagrojatim.com/menteri-kelautan-dan-perikanan-resmikan-instalasi-karantina-ikan-di-puspa-agro/

Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Buah Bibir karena Tidak Tepuk Tangan buat Puisi Sukmawati


WARTA KOTA, PALMERAH -- Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti ikut tampil dalam pagelaran Anne Avantie dengan menggunakan kebaya dan konde.
Acara itu menjadi pembicaraan banyak kalangan bukan karena penampilan salah satu menteri yang terkenal dengan ungkapan tenggelamkan itu.
Penampilan dia di ajang tersebut tidak menjadi persoalan karena acara itu norma-normal saja sampai politisi Sukmawati Soekarnoputri tampil baca puisi.

Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Buah Bibir karena Tidak Tepuk Tangan buat Puisi Sukmawati

AWAL KEBANGKITAN AGRIBISNIS di POLITEKNIK KELAUTAN dan PERIKANAN SIDOARJO

Januari 2015 merupakan bulan dan tahun KERAMAT bagi taruna-taruni AGRIBISNIS Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo. Oh yah, benarkah ...