~~~ Selamat untuk PRODI AGRIBISNIS PERIKANAN (Prodi AGP) Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo telah ter Akreditasi B oleh BAN PT, semoga di masa depan menjadi lebih BAIK ~~~ ... Aamiin ya robbal aalamiin... ~~~ <<< sukses untuk Prodi AGP >>>

Tuesday, April 10, 2018

Sejak 2014, KKP Tenggelamkan 363 Kapal Pencuri Ikan


               Sepanjang 2017, Kementerian Keluatan dan Perikanan (KKP) telah menenggelamkan 127 kapal pencuri ikan. Sementara selama periode 2014-2017, sebanyak 363 kapal pencuri ikan telah ditenggelamkan.
               pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP)KKP Nilanto Perbowo mengatakan, salah satu capaian prioritas di tahun lalu yaitu penangkapan kapal-kapal yang melakukan tindak pencurian ikan atau illegal fishing.
Selama 2017, KKP telah memeriksa 3.727 kapal perikanan di wilayah laut Indonesia. Dari jumlah tersebut, 132 kapal ditangkap yang terdiri dari 85 kapal asing dan 47 kapal Indonesia. Penangkapan kapal-kapal tersebut karena terdapat bukti yang cukup telah melakukan illegal fishing.

Taruna Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo Turut Meriahkan Acara Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan Puspa Agro

Selasa (3/4/2018), acara Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan (BKIPM) 2018 di Puspa Agro, Jemundo, Sidoarjo berjalan sangat lancar dan meriah, hal ini karena banyak yang ikut serta memeriahkan acara tersebut, mulai dari parade Drumband, Reog Ponorogo, senam, bazar produk yang ada di Jawa Timur, lomba-lomba yang berhubungan dengan perikanan dan beberapa pertunjukan lain yang sejak pagi sudah siap di tempat. Meskipun Meneteri Susi Pudjiastuti batal hadir dalam acara tersebut, acara BKIPM tetap menjadi acara yang ditunggu tunggu oleh masyarakat.
Taruna Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo juga turut andil dalam acara tersebut. Para taruna menjadi panitia pembantu dalam acara bulan bakti yang dihadiri Pemkab Sidoarjo Saiful Ilah, Kepala Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Rina, Ketua komisi IV DPR RI Viva Yoga Mauladi dan perwakilan dari Staf Ahli Kementerian Kelautan dan Perikanan. Taruna Poltek KP Sidoarjo melaksanakan beberapa macam kegiatan bazar, ada pula yang menjadi panitia konsumsi, pembantu CSR, pembantu keamanan, pembantu panitia lomba, pembantu kebersihan, serta best of the best Drumband Bahari Poltek Kp Sidoarjo.

Sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) Tingkat Kabupaten Siak Tahun 2017


Sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) Tingkat Kabupaten Siak Tahun 2017

“Upaya meningkatkan gizi masyarakat Siak, serta minat untuk mengkonsumsi ikan perlu terus dilakukan melalui berbagai kegiatan.” Hal itu disampaikan Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional (Forikan) Kabupaten Siak Rasidah Alfedri saat membuka Sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), Kamis (20/7) pagi, di Gedung Wanita, Jalan Raja Kecik, Siak.
Lebih lanjut Rasidah mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan bagian dari kegiatan lomba masak berbahan serba ikan dan Sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan Tingkat Kabupaten Siak Tahun 2017.
Sosialisasi kali ini mengangkat tema bagaimana cara mengolah dan cara menyimpan ikan segar yang baik dan benar. Manfaat dari kegiatan ini adalah untuk menambah wawasan dan untuk mendorong peningkatan konsumsi ikan dalam rangka pemenuhan gizi masyarakat, sehingga berdampak langsung kepada perbaikan kualitas sumberdaya manusia.
“Tema kita pada tahun ini adalah bagaimana cara pengolahan dan cara menyimpan ikan yang baik dan higienis, agar kandungan zat gizi, protein maupun vitamin yang ada  didalam ikan tersebut tidak berkurang akibat cara pengolahan dan penyimpanan yang tidak benar,” ujar istri Wabup Siak itu.
Guru pengawas SMA Negeri 1 Siak ini mengharapkan kepada peserta yang hadir untuk tidak bosan-bosannya mengajak masyarakat untuk mengkonsumi ikan (Gemarikan), sehingga akhirnya kita memiliki generasi yang sehat, cerdas dan kuat.
Diujung sambutannya ia mengatakan, beberapa waktu yang lalu pihaknya telah melakukan kegiatan pengolahan makanan berbahan dasar ikan di Kecamatan Bungaraya, saat itu dibuat bakso dan amplang yang berbahan dasar ikan. Menariknya, ibu-ibu di Kecamatan Bungaraya tersebut telah berani memasarkan amplang buatannya ke super market dan warung-warung.
Sementara, Ketua Harian Forikan Rahimawati Hamzah mengatakan tujuan kegiatan ini adalah untuk melatih keterampilan dan meningkatkan pengetahuan pengurus Forikan kecamatan akan pentingnya mengkonsumsi pangan yang berbahan dasar ikan.
Kemudian untuk dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dengan memasyarakatkan dan membiasakan keluarga untuk mengkonsumi aneka makanan dan minuman yang beragam dan bergizi, berbahan dasar ikan, untuk kebutuhan sehari-hari dengan memanfaatkan sumber daya potensi yang ada disekitar kita.
Selain itu, peserta yang hadir dari seluruh kecamatan se Kabupaten Siak dibekali untuk persiapan pelaksanaan lomba (technical meeting) masak serba ikan tingkat Kabupaten Siak, yang akan dilaksanakan pada kamis mendatang.
Peserta sosialisasi tersebut terdiri dari ketua Forikan kecamatan dan kader PKK kecamatan yang berjumlah sebanyak 50 orang. Hadir saat itu Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Susilawati, Narasumber dari Poltekes Kemenkes Riau Lailiyana serta jajaran staf dari Dinas Peternakan dan Perikanan kabupaten Siak.
Sumber : Humas Kab. Siak, 20 Juli 2017
By : Ira (17.5.02.115)

Poltek KP Sidoarjo Cetak Lulusan Yang Siap Terjun Di Dunia Usaha Dan Industri Kelautan Dan Perikanan



nyak 57 Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) Sidoarjo meluluskan 137 tarunanya melalui Rapat Terbuka Senat Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo dalam Rangka Wisuda Program Diploma III Tahun Akademik 2014-2015 pada Sabtu (22/8). Selain dihadiri segenap orangtua wisudawan, acara yang berlangsung di Aula Kampus Poltek KP Sidoarjo Sedati Sidoarjo itu juga dihadiri oleh Kepala Badan Pengembangan SDM KP Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Suseno Sukoyono beserta segenap Pejabat eselon II dan III Lingkup KKP. Turut hadir pula Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Herman Khaeron dan Bupati Sidoarjo Saiful Illah.
Direktur Poltek KP Sidoarjo, Dr. Endang Suhaedy dalam laporan pendidikannya menyampaikan bahwa para lulusan yang telah mendapatkan gelar Ahli Madya Perikanan tersebut terdiri dari Program Studi Teknik Budidaya Perikanan (TBP) sebanyak 80 orang Lulus 100 %, Predikat yang diraih Dengan Pujian 22 orang dan Sangat Memuaskan 58 orang. Sedangkan Program Studi Teknik Pengolahan Produk Perikanan (TPPP) sebaorang lulus 100 %, Predikat yang diraih Dengan Pujian 21 orang dan Sangat Memuaskan 36 orang. 
DF

"Batari" Poltek KP Sidoarjo Akan Jadi Percontohan

Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) Sidoarjo, Jawa Timur, terkenal memiliki inovasi produk Bandeng Tanpa Duri (Batari), di samping berbagai jenis produk olahan lainnya, yang merupakan hasil praktek teaching factory para taruna. Nama "Batari" diberikan pada peringatan Hari Nusantara Tahun 2008 di Gresik, Jawa Timur, oleh Presiden RI kala itu, Susilo Bambang Yudhyono, yang sangat mengapresiasi produk tersebut.
Apresiasi juga datang dari berbagai pihak, salah satunya Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Kelautan dan Perikanan (BPSDMP KP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Rifky Effendi Hardijanto, yang berkunjung ke Poltek tersebut, beberapa hari lalu.

"Saya ingin produk Batari di Poltek ini menjadi percontohan," ujar Rifky kepada Direktur Poltek KP Sidoarjo, Mochammad Heri Edy beserta jajarannya, saat meninjau langsung pengolahan Batari oleh para taruna di dalam gedung teaching factory kampus tersebut.

Dijelaskan Heri, metode cabut duri yang dikembangkan Poltek KP Sidoarjo bagi produk Batari telah diterapkan oleh masyarakat Sidoarjo, guna menambah penghasilan mereka. Meskipun produk Batari sudah terdaftar hak patennya, masyarakat yang menggunakan metode ini tidak dipungut biaya royalti. Tak hanya bagi masyarakat Sidoarjo, metode cabut duri ini sudah diterapkan di daerah-daerah lainnya.
Salah satu produk Batari yang dihasilkan Poltek ini adalah Batari Asap. Ikan bandeng yang sudah dicabut durinya kemudian dimasukkan ke mesin pengasapan, dengan suhu 80 derajat celcius untuk 3 jam pertama, dan 70 derajat celcius untuk 2 jam selanjutnya.

Produk lainnya adalah Batari Crispy yang digoreng setengah matang dengan campuran tepung dan dimasukkan ke dalam plastik kemasan. Untuk mengkonsumsinya, terlebih dahulu digoreng lagi selama 3-5 menit. Dijelaskan Heri, Batari Crispy hadir sebagai alternatif masakan crispy yang saat ini didominasi oleh ayam goreng.
Dalam pemrosesan Batari, Poltek KP Sidoarjo menerapkan prinsip blue economy yang melestarikan lingkungan tanpa limbah (zero waste). Isi perut, insang dan labyrinth bandeng dapat digoreng atau dimasak menjadi bothok, dan bisa juga dimanfaatkan sebagai pakan ikan lele yang sangat baik bagi pertumbuhan lele. Sisik bandeng dibuat kolagen sebagai campuran bahan kosmetik, yang sudah dilakukan penelitian oleh Poltek KP Sidoarjo. Tulang punggung dan duri diolah menjadi tepung, abon, krupuk bandeng, dan krupuk kalsium yang sangat baik bagi penderita osteophorosis. Darah dan sisa-sisa cucian diolah menjadi pupuk cair yang dapat menyuburkan plankton, yang selanjutnya plankton merupakan makanan alami bagi bandeng.

Pada 2014, Poltek KP Sidoarjo menggelar acara pemecahan rekor Musium Rekor Dunia Indonesia cabut duri ikan bandeng dengan jumlah peserta terbanyak, yaitu 2.014 orang. Rekor baru ini menumbangkan rekor sebelumnya di Kendal, Jawa Tengah, pada 2011, dengan jumlah peserta sebanyak 1.113 orang.

Cindy Firmadani

Sidoarjo Terima Seribu Bibit Mangrove dari KKP

Demi menambah perluasan hutan mangrove di wilayah Kab Sidoarjo. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah memberikan seribu bibit tanaman mangrove. Proses penyerahannya pada Puncak Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan 2018 di Pasar Puspa Agro, Jemundo, Taman, Sidoarjo, Selasa, (3/4) kemarin.
Pemberian bibit mangrove diserahkan Rina, Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) kepada Bupati Sidoarjo Saiful Ilah. Bantuan tanaman itu, diharapakan akan menjadi perluasan hutan mangrove di Sidoarjo, karena dengan banyaknya tanaman mangrove akan semakin cepat ikan berkembang biak, dan mangrove itu akan menjadi tempat ikan-ikan bertelur.



cindy firmadani

Certifikasi Taruna Prodi Agribisnis Perikanan

Taruna Prodi Agribisnis Perikanan Angkatan XVIII 

Politeknik KP Sidoarjo serius hendak mencetak lulusannya menjadi pengusaha handal dengan mengadakan perjanjian kerja sama dengan Universitas Ciputra Surabaya. Kerjasama ini diwakili oleh Direktur Politeknik KP Sidoarjo Dr. Muh. Hery Riyadi Alauddin, S.Pi, M.Si dan Rektor Universitas Ciputra Yohannes Somawihardja. Ruang lingkup kerjasama ini meliputi peningkatan kapasitas SDM, penguatan Riset dan SDM, penerapan iptek, pertukaran data dan informasi, pemanfaatan sarana dan prasarana serta pengembangan entrepreneur. Tindak lanjut dari kerjasama ini langsung diwujudkan dengan dilaksanakannya pelatihan dan uji kompetensi bagi Taruna Prodi Agribisnis Perikanan (AGP) dari Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Ciputra mengenai skema pengoperasian bisnis dan analisis pengembangan bisnis di Fakultas Manajemen Bisnis Universitas Ciputra Surabaya selama 3 hari.

By. TELUR ASIN XX
pelantikan komandan pleton remaja, setelah melalui beberapa tahap seleksi yang cukup ketat, akhirnya terpilih 5 taruna dari 25 taruna yang diseleksi untuk menjadi komandan pleton remaja.
berikut nama-nama komandan pleton remaja yang terpilih:
1. M. ramdhan (TBP)
2. Susilo hermanto (TPPP)
3. Tidan dwi rachmadana (AGP)
4. Fiki fahmi (TPPI)
5. Ilham arditya (MP)


By: -Niky A
Rega p



Pemancingan Pembawa Rezeki Prodi AGP

Selepas test wawancara Duta Kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo, perwakilan Taruna/i prodi Agribisnis Perikanan menjual suatu produk Edu Mina Mart di pemancingan Edu Wisata Poltek KP Sidoarjo. Taruna/i berkeliling di seluruh tempat pemancingan.  Hujan yang begitu lebat tidak menghambat semangat para taruna/i untuk memasarkan sebuah produk. Menggunakan gejolak semangat tersebut, semua produk laris terjual. Lelah letih dan derasnya cucuran keringat tak terasa setelah mendapatkan hasil yang begitu memuaskan. ~ ODI (2018)

MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN RESMIKAN INSTALASI KARANTINA IKAN DI PUSPA AGRO



SIDOARJO – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menaruh perhatian terhadap pengembangan industri perikanan di Jatim, baik perikanan tangkap maupun budi daya.  Hal ini dibuktikan dengan dibangunnya fasilitas karantina dan uji mutu ikan di komplek pasar induk agrobis Puspa Agro.
“Jawa Timur punya andil besar dalam industri perikanan di Indonesia. Selain sumber daya alamnya yang banyak, di sini juga banyak pengusaha yang mengembangkan usaha perikanan,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C. Sutardjo, saat meresmikan instalasi Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan (KIPMK) hasil perikanan di komplek pasar induk agrobis Puspa Agro, Rabu (3/9/2014).
Hadir dalam peresmian  itu, di antaranya Gubernur Soekarwo, Bupati Sidoarjo Saiful Illah, jajaran komisaris dan direksi PT Jatim Grha Utama (JGU) dan PT Puspa Agro, serta sejumlah pengusaha sektor perikanan. Dalam acara itu juga digelar demonstrasi penanganan kontener yang mengangkut ikan dengan menggunakan alat berat.
Menurut Sharif,  dibangunnya fasilitas karantina ikan di Puspa Agro merupakan bentuk komitmen KKP dalam mendorong terciptanya standar mutuproduk perikanan di Indonesia. Instalasi yang dibangun dengan luas 20.000 m2 ini, berperan sebagai tempat atau fasilitas pemeriksaan produk perikanan, baik impor, ekspor, maupun domestik yang masuk atau keluar melalui pelabuhan atau Bandar udara di Jatim.
Ditambahkan, dipilihnya Jatim sebagai lokasi instalasi KIPMK, karena provinsi ini memiliki kontribusi yang cukup besar dalam menjadikan Indonesia sebagai Negara yang diperhitungkan pada sector kelautan dan perikanan di dunia. Dengan kontribusi sebesar 14,85 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasionalm lanjut Sharif, Jatim menyumbang 1,1 juta ton dari total produksi perikanan Indonesia tahun 2012 yang tercatat mencapai 15,26 juta ton.
“Penjaminan kesehatan dan mutu melalui sertifikasi ini, akan meningkatkan nilai tambah dan daya saing, perlindungan sumber daya perikanan, serta keamanan pangan bagi konsumen,” tandas Sharif. (sha).






-blogspot ini dibuat oleh suizdan dan alex yang bersumber dari http://puspaagrojatim.com/menteri-kelautan-dan-perikanan-resmikan-instalasi-karantina-ikan-di-puspa-agro/

Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Buah Bibir karena Tidak Tepuk Tangan buat Puisi Sukmawati


WARTA KOTA, PALMERAH -- Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti ikut tampil dalam pagelaran Anne Avantie dengan menggunakan kebaya dan konde.
Acara itu menjadi pembicaraan banyak kalangan bukan karena penampilan salah satu menteri yang terkenal dengan ungkapan tenggelamkan itu.
Penampilan dia di ajang tersebut tidak menjadi persoalan karena acara itu norma-normal saja sampai politisi Sukmawati Soekarnoputri tampil baca puisi.

Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Buah Bibir karena Tidak Tepuk Tangan buat Puisi Sukmawati

Wednesday, February 14, 2018

Prodi AGRIBISNIS PERIKANAN Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo TAMPIL di kegiatan POSTAR

Pekan Olah raga dan Seni Taruna (POSTAR) Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo merupakan kegiatan yang selalu dilakukan pada Setiap akhir (setelah taruna harus menghadapi Ujian Akhir Semester). Kali ini kegiatan POSTAR dilaksanakan tanggal 3 – 13 Pebruari 2018, yang mempertemukan lima belas kelas dari lima Program Studi untuk bertanding secara sportif di arena lapangan outdoor maupun indoor, diantaranya: Tingkat 1 sebanyak 5 prodi/kelas, Tingkat 2 sebanyak 5 prodi/kelas dan Tingkat 3 sebanyak 5 prodi/kelas.
PORSTAR di Politeknik KP Sidoarjo melombakan/ mempertandingkan beberapa cabang olahraga dan seni, cabang olahraga antara lain: bola voly, futsal, bulu tangkis, bola basket, tarik tambang, sedangkan dari cabang seni meliputi: melukis, menari, dan band.
PORSENI yang sudah menjadi agenda setiap setelah pelaksanaan Ujian Akhir tidak hanya sebatas kegiatan rutinan belaka, melainkan juga untuk melahirkan kader-kader muda bangsa yang berkualitas dalam dunia olahraga dan dalam dunia seni. sehingga diharapkan dapat berguna ketika mereka kembali ke tengah-tengah masyarakat masing-masing.

Thursday, February 1, 2018

Lantaran busuk, produk perikanan lokal di tolak AS

Hasil gambar untuk penangkapan tunaSebanyak 29 produk perikanan dari Indonesia ditolak masuk Amerika Serikat (AS). Lantaran sebagian besar karena busuk.

"Semester 1 total refusal fishery products berdasarkan entry number ada 29," ujar Hendra Sugandhi, Sekretaris Jendral Asosiasi Tuna Indonesia (Astuin)

Berdasarkan data yang terdapat dalam laman Astuin yang dihimpun dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (US-FDA) disebutkan 59% produk perikanan ditolak karena filthy atau busuk. Sementara 27% produk perikanan mengandung salmonella, dan 14% mengandung histamin.

Wednesday, January 3, 2018

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS PERIKANAN
SIAP MENAPAK MASA DEPAN 

Program Studi Agribisnis Perikanan  (Prodi AGP) merupakan salah satu Program Studi di Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo.


Visi
“Menjadi Program Studi terkemuka dan unggul dalam menyelenggarakan pendidikan vokasi untuk menghasilkan sumberdaya manusia yang kompeten, berkarakter, Unggul dan berdaya saing dalam bidang  Agribisnis Perikanan “
Misi
1.  Menyelenggaran pendidikan vokasi untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing dibidang Agribisnis Perikanan yang dilandasi dengan etika moral dan disiplin untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja Agribisnis Perikanan di dalam dan luar negeri
2. Melaksanakan dan mengembangkan penelitian terapan Agribisnis Perikanan untuk menunjang kegiatan pendidikan serta transfer IPTEK guna meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat
3. Meningkatkan pengabdian kepada masyarakat terutama dalam penerapan inovasi teknologi Agribisnis Perikanan atas dasar tanggung jawab sosial kepada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat
4. Menjalin dan meningkatkan kerjasama dengan prinsip kemitraan yang berkelanjutan dengan seluruh stakeholders baik ditingkat lokal, nasional, maupun internasional

Thursday, June 15, 2017

VISITASI AKREDITASI PRODI AGRIBISNIS PERIKANAN




Program Studi Agribisnis Perikanan (Prodi AGP) merupakan salah satu prodi pada Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo. Setelah melalui penantian yang cukup lama, akhirnya pada hari Rabu tanggal 14 Juni dan 15 Juni 2017 telah hadir perwakilan Asesor BAN PT yakni Dr. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec (UGM Yogyakarta) dan Dr. Ir. Hj. Tuti Karyani, MSP (UNPAD Bandung) dalam rangka “Visitasi Akreditasi Program Studi Agribisnis Perikanan”. 
Dr. Bambang Suprakto, A.Pi, S.Pi, MT selaku Direktur Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo mengatakan “Program studi Agribisnis Perikanan merupakan satu-satunya prodi di Kementerian Kelautan dan Perikanan dan jika dilihat dari animo calon mahasiswa, prodi Agribisnis merupakan salah satu dari 10 besar jurusan/program studi yang diminati. 

Monday, May 29, 2017

Pengiriman 50 Ribu Baby Lobster Trenggalek Digagalkan Polda Jatim

Pengiriman 50 Ribu Baby Lobster Trenggalek Digagalkan Polda Jatim
Trenggalek - Pengiriman baby lobster (bayi lobster atau benur) yang disita dari nelayan di wilayah Trenggalek dan Pacitan kembali digagalkan Polda Jawa Timur. Benur lobster jenis mutiara dan pasir tersebut, rencananya akan diekspor ke Vietnam.


"Ada dua orang yang ditetapkan tersangka," kata Kepala Bidang Hubunga Masyarakat Kombes Pol Frans Barung Mangera, Senin (29/5/2017).


Sunday, May 28, 2017

Lewat PBB, Indonesia Ajak Dunia Tekan Illegal Fishing

Jakarta - Indonesia terus prihatin terhadap kejahatan perikanan yang makin marak terjadi. Kejahatan pencurian ikan atau IllegalUnregulated, and Unreported (IUU) Fishing adalah kejahatan transnasional yang memiliki dampak sangat merugikan tak hanya pada industri perikanan, tapi juga mencakup masalah lingkungan.

Wakil Tetap RI untuk PBB di Wina, Duta Besar Dr. Darmansjah Djumala, menyampaikan bahwa praktek kejahatan pencurian perikanan telah mengurangi stok ikan dunia sekitar 90,1%. Jika kejahatan pencurian perikanan dapat ditekan, maka tingkat eksploitasi ikan di Indonesia akan mengalami penurunan hingga pada akhirnya dapat meningkatkan stok ikan nasional dan meningkatkan ekspor. Hal ini merupakan salah satu bentuk pengejawantahan visi nasional untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Kejahatan perikanan telah berkembang menjadi kejahatan transnasional yang sangat serius dan terorganisir. Banyak pihak yang melakukan illegal fishing terlibat juga dalam aktifitas kejahatan transnasional terorganisir lainnya seperti pencucian uang, suap, penyelundupan obat-obatan terlarang atau narkoba, penyeludupan senjata, perdagangan orang, kerja paksa, kejahatan perpajakan, penyelundupan barang dan lainnya.

Lewat keterangan tertulis, Djumala mengatakan, memerangi kejahatan transnasional yang terorganisir tentunya perlu dilaksanakan melalui kerja sama antar negara. Oleh karena itu Indonesia perlu perjuangkan isu ini ke tingkat dunia, utamanya melalui PBB.
Lewat PBB, Indonesia Ajak Dunia Tekan Illegal FishingSidang Commission on Crime Prevention and Criminal Justice (CCPCJ) ke-26 di Wina, Austria (Foto: Dokumentasi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Wina)


Wednesday, May 24, 2017

Delapan Dimensi Kualitas Produk

Penilaian tentang baik atau buruknya kualitas suatu produk dapat ditentukan dalam 8 (delapan) dimensi kualitas yang diperkenalkan oleh seorang Ahli Pengendalian Kualitas yang bernama David A. Garvin pada tahun 1987. 

Delapan Dimensi Kualitas Produk
Kedelapan Dimensi Kualitas tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :

Hasil gambar untuk dimensi kualitas produk David A. Garvin1. Performance (Kinerja)
Performance atau Kinerja merupakan Dimensi Kualitas yang berkaitan dengan karakteristik utama suatu  produk. Contohnya sebuah Televisi, Kinerja Utama yang kita kehendaki adalah kualitas gambar yang dapat kita tonton dan kualitas suara yang dapat didengar dengan jelas dan baik.

Sunday, April 30, 2017

Politeknik KP Sidoarjo BAZAR PRODUK PERIKANAN dan SEMBAKO MURAH di PASAR INDUK PUSPA AGRO SIDOARJO

Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo (Politeknik KP Sidoarjo) merupakan Pendidikan Tinggi Kedinasan di bawah naungan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Dalam pelaksanaannya, Politeknik KP Sidoarjo sebagai Perguruan Tinggi sangat memperhatikan adanya Tri Dharma, salah satunya adalah kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat.
Kali ini Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik KP Sidoarjo diwakili oleh Program Studi Agribisnis Perikanan (AGP) dan Program Studi Teknik Penanganan Produk Perikanan (TPPP) dilaksanakan dalam Rangka Bulan Bakti Karantina Ikan dan Mutu tahun 2017 Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Surabaya II melalui kegiatan Bazar Produk Perikanan dan Sembako Murah yang mengambil motto Gemasatukata (Gerakan Masyarakat Sadar Mutu dan Karantina) pada tanggal 29 dan 30 April 2017 bertempat di pintu masuk Pasar Induk Puspa Agro Jemundo, Taman – Sidoarjo

Friday, March 24, 2017

Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Delta International College (DIC) Business School dan PT. Titan Kreatif Solumuna

Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo (Politeknik KP Sidoarjo) menandatangani Nota Kesepahaman dengan Delta International College (DIC) Business School dan PT. Titan Kreatif Solumuna di bidang penelitian, pengembangan, pelatihan dan pengabdian. Nota Kesepahaman ini ditandatangani oleh Direktur Politeknik KP Sidoarjo, Dr. Bambang Suprakto, A.Pi, MT dan Direktur DIC, Syamsul dan PT. Titan Kreatif Solumuna, Irfiandi pada hari Rabu, 24 Maret 2017 di Kantor Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo.
Hasil gambar untuk kerjasama DIC

Direktur Politeknik KP Sidoarjo, Dr. Bambang Suprakto, A.Pi, MT mengatakan bahwa Nota Kesepahaman dengan DIC dan PT. Titan Kreatif Solumuna ini merupakan peluang yang baik bagi Politeknik KP Sidoarjo untuk terus memaksimalkan dan meningkatkan kualitas produk lulusannya yang diproduksi Politeknik KP Sidoarjo.
Penandatanganan Nota Kesepahaman ini merupakan peluang yang baik bagi Politeknik KP Sidoarjo untuk terus berkembang. Sebelumnya, Politeknik KP Sidoarjo sudah memulai untuk membuka jalur komunikasi dengan pengguna terkait proses penelitian dan pengembangan untuk menghasilkan lulusan dengan spesifikasi dan kualitas yang sesuai dengan keinginan pengguna. Dengan adanya penandatangan Nota Kesepahaman ini, proses ini akan berjalan semakin lancar.

Monday, November 21, 2016

Manfaat Ikan bagi Kesehatan

Indonesia merupakan negara maritim dengan dua per tiga bagiannya adalah lautan. Dengan kondisi geografis demikian produksi ikan di Indonesia sangat berlimpah. Namun sayangnya hal ini tidak diimbangi dengan tingkat konsumsi produk hasil perikanan dan kelautan. Rendahnya konsumsi ikan Indonesia disebabkan kondisi ekonomi masyarakat dan masih sulitnya masyarakat pelosok mendapatkan ikan dikarenakan alur distribusi yang lambat dan ikan segar tak lagi murah sampai ke tangan konsumen.

Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan(P2HP) mengatakan bahwa indeks konsumsi protein hewani masyarakat Indonesia hanya 91,7 gram/kapita/hari dan pola pangan harapan (pph) minimal 150 gram/kapita/hari. Kurangnya konsumsi tersebut berdampak pada fisik dan kecerdasan masyarakat Indonesia. Saut juga mengatakan bahwa ikan sebagai bahan pangan yang mudah diproduksi, bergizi tinggi, serta tersedia sepanjang tahun menyebar di seluruh Indonesia mampu mengatasi masalah kasus bayi gizi ganda dan stunting atau bayi lahir pendek. Guna mendukung pencapaian konsumsi tersebut, maka dicanangkanlah Hari Ikan Nasionalpada tahun lalu.

Tanggal 21 Nopember sebagai Hari Ikan Nasional (HARKANAS) telah ditetapkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor : 3 Tahun 2014 Tentang Hari Ikan Nasional yang ditandatangani pada 24 Januari 2013. Melalui Hari Ikan Nasional diharapkan mampu menggugah kesadaran nasional tentang peran penting sektor kelautan dan perikanan dalam pembangunan Indonesia. 21 Nopember sendiri juga bertepatan dengan peringatan World Fisheries Day atau Hari Perikanan Dunia. 

Friday, February 5, 2016

Waspada! Modus Baru Praktik Illegal Fishing

KKPNews, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mulai mengendus adanya modus baru dalam praktik illegal fishing. Setelah dilarang untuk menangkap ikan di wilayah perairan Indonesia, para pelaku mulai memanfaatkan nelayan lokal dengan imbalan hasil tertentu.
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti mendapati informasi ini ketika berdiskusi dengan para nelayan di kantornya, Jakarta, Rabu (3/2). Nelayan lokal mengaku mendapatkan beberapa tawaran, seperti kepemilikan saham 5%.
“Orang datang ke mereka, suruh bikin kapal mengelola, nanti akan diberi saham 5%. Orang dari Taiwan dari luar, seperkiraan kita mereka akan menyusup, dengan dilarangnya asing mereka akan pinjam nama orang kita,” kata Susi.
Susi juga mendapatkan kabar lainnya dari Cilacap, Jawa Tengah. Beberapa pihak menawarkan kapal untuk dibagikan di wilayah timur Indonesia. Dengan syarat, kapal berukuran besar bisa masuk ke perairan Indonesia.
Hasil gambar untuk illegal fishing“Tadi malam saya SMS yang Cilacap, masak ada orang yang mau bagikan kapal ke Indonesia timur, minta izin kapal induk, kayak SS2. Itu tidak mungkin kita izinkan, karena semua harus landing di pelabuhan,” lanjut Susi.
Di sisi lain, ada nelayan lokal yang langsung ingin membuat 10 kapal dengan ukuran menengah. Namun belum mengurus izin Wilayah Pengelolaan Perikanan. “Ada beberapa keanehan, katanya mau bikin 10 kapal. Kan orang mau bikin WPP (Wilayah Pengelolaan Perikanan) dulu, aturan seperti itu baru bikin kapal. Kalau dia tidak bikin WPP, jangan bikin kapal dulu, dan kelihatannya itu sudah ada ceritanya ada sebuah perusahaan yang sudah izin kapal dan masih baru kapalnya. Indikasi itu sangat kuat,” terang Susi.

Wednesday, January 27, 2016

Rupiah Diramal Kesulitan Berbalik Menguat


JAKARTA - Laju rupiah pada hari ini diperkirakan sulit menguat jika sentimen pelemahan Euro dan harga minyak mentah masih berlanjut maka akan mengurangi potensi untuk rebound. Harapan penguatan lanjutan rupiah terpatahkan kemarin sehingga hari ini diprediksi akan kembali melanjutkan pergerakan negatifnya.

Rupiah Diramal Kesulitan Berbalik Menguat
"Namun demikian, kami harapkan jika terjadi pelemahan maka dapat lebih terbatas agar tidak membentuk tren pelemahan yang dalam," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Rabu (27/1/2016).

Dia memprediksi rupiah melemah terbatas di support Rp13.915/USD serta resisten Rp13.890/USD. Dia menjelaskan setelah pidato Mario Draghi selaku perwakilan Europe Central Bank (ECB) yang menyatakan ada celah untuk memberikan tambahan stimulus pada pertemuan rapat selanjutnya di bulan Maret, dolar Amerika Serikat (USD) pun makin perkasa.

Tuesday, January 12, 2016

Menteri Susi: Bisnis Mutiara Masih Abu-abu



Menteri Susi Bisnis Mutiara Masih Abu abu


Monday, December 28, 2015

RI Akan Pakai Drone Awasi Kapal Asing Pencuri Ikan

RI Akan Pakai Drone Awasi Kapal Asing Pencuri Ikan
Kepala Pelaksana Harian Satgas 115 Laksamana Madya TNI Widodo mengemukakan, Indonesia bakal memakai pesawat tanpa awak (drone) untuk mengawasi kapal asing pencuri ikan tahun depan.


Pihaknya akan membeli dua pesawat tanpa awak terlebih dahulu guna melakukan patroli maritim di perairan Indonesia.



"Pengadaan pesawat tanpa awak dua dulu, drone. Kita tidak bisa bilang harganya karena setiap negara keluarkan tipe berbeda-beda," ujarnya di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Senin (28/12/2015).



Menurutnya, dengan ada tambahan armada berupa drone bisa membuat kegiatan pengawasan di laut jadi lebih efisien ketimbang memakai kapal.  "Kegiatan operasional akan efisien dengan menghadirkan pesawat patroli maritim. Kapal tidak perlu gerak ke tengah laut langsung," katanya.



Pesawat tanpa awak itu, lanjut dia, bertugas mengawasi dari udara ke berbagai tempat yang berpotensi tinggi terjadi praktik pencurian ikan 



"Ketika pesawat lihat potensi pelanggaran lalu kapal bergerak. Bergerak ke wilayah yang memiliki potensi tinggi pencurian dan ada kapal disediakan di dekat sana, sehingga jika ada pencurian langsung ditindak," tutur dia.



Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut  (Wakasal) ini menegaskan, pihaknya akan menekan angka praktik pencurian biota laut di Tanah Air hingga nol kasus pada tahun depan.



"Kalau bisa nol, namanya juga target. Data kerugian dari BPK yang dirilis beberapa kali itu Rp300 triliun dan itu memang data yang ada bahkan bisa lebih besar dari APBN, ini bisa kita selamatkan," tandasnya.

Wednesday, December 23, 2015

Wujudkan Keberlanjutan, Laut 0 – 4 Mil Khusus Nelayan Kecil

KKPNews, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan, kebijakannya terkait pengelolaan perikanan tangkap di perairan 0-4 mil yang dikhususkan untuk nelayan dengan kapal di bawah 10 GT, bertujuan untuk mewujudkan keberlanjutan sumberdaya ikan di perairan laut Indonesia.
Hasil gambar untuk narmoko prasmadjiHal ini sesuai dengan salah satu pilar pembangunan KKP untuk mendukung Indonesia sebagai poros maritim dunia. Demikian disampaikan Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Narmoko Prasmadji, saat konferensi pers di Kantor KKP, Jakarta (21/12).
Narmoko menuturkan perairan di bawah 4 mil merupakan penyangga dari pengelolaan sumberdaya ikan secara utuh. Wilayah ini merupakan daerah pemijahan, daerah asuh dan daerah sumber makanan bagi ikan kecil dan biota laut yang secara rantai makanan akan menopang ikan-ikan di atas perairan 4 mil.
Selain itu, tambah Narmoko, ikan yang berada di wilayah tepi dan diangkat dengan cara sangat sederhana ini biasanya memiliki harga jual yang mahal. Oleh karena itu, konsesi yang sangat besar tidak diberikan kepada nelayan skala besar untuk menangkap Ikan di wilayah-wilayah tersebut agar tetap terpelihara kelestariannya.

Tuesday, December 22, 2015

Menteri SUSI PUDJIASTUTI sebut Ibu sebagai SOSOK PAHLAWAN

Hasil gambar untuk hari ibu susi pudjiastuti menteriTak terkecuali dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Ia menyebut orang tu,a terutama sosok Ibu-nya sebagai pahlawan dalam kehidupannya yang menjadikan dirinya pribadi yang kuat seperti saat ini.

“Ibu, dan juga Bapak bagi saya itu adalah seorang pahlawan . Mereka memiliki kepribadian yang kuat dan sangat demokratis,” ujar Menteri Susi saat ditemui beberapa waktu yang lalu di Jakarta.

Menurutnya, walaupun kepribadian kedua orang tuanya sangat kuat, namun dirinya bersyukur mereka tidak otoriter seperti orang tua yang biasa memiliki kepribadian seperti itu. Bahkan kedua orang tuanya memberikan kebebasan kepada dirinya untuk menjalankan hidup.

“Orang tua memberikan kebebasan tapi bertanggung jawab. Bertanggung jawab inilah yang dimiliki setiap pribadi dari sosok pahlawan,” tambahnya.

Pahlawan bagi Susi harus dapat memberikan inspirasi bagi orang di sekitar, bangsa dan negara, kelompok, agama dan bahkan lingkungan. Selain itu, sosok pahlawan harus bersedia memberikan hidup, pikiran dan badannya untuk kepentungan banyak orang.

Ada dua pahlawan nasional wanita yang dikagumi olehnya, yaitu R.A Kartini dan Cut Nyak Dien. Kartini dengan pemikiran dan tulisannya yang menunjukkan bahwa dengan keterbatannya itu tidak dapat menghentikan dia untuk memiliki banyak cita-cita, minpi dan banyak hal lain yang ingin diwujudkan. Sementara, Cut Nyak Dien berani dengan memimpin laskar untuk memperjuangkan rakyat Aceh.

“Banyak pahlawan lainnya baik yang bernama ataupun tidak (diakui), baik secara politik dan hal lainnya. Tapi intinya, pahlawan making different (membuat perubahan) untuk orang sekitarnya, kelompok, negara dan bangsa serta agama,” katanya.

Menteri Susi bersyukur dirinya berkesempatan mengenal dan memiliki banyak kawan, baik level tinggi ataupun rendah. Karena siapapun orangnya, terkadang tidak perlu orang besar melainkan orang-orang di sekeliling kita yang dapat memberikan banyak hal yang menjadi contoh untuk bangkit kembali.

Mereka, tambah Susi, kerap memberikan kebaikan, inspirasi, energi dan tenaga untuk terus bersemangat. “Kuncinya luangkan waktu sejenak untuk melihat segala sesuatu yang indah, tulus dan kebaikan. Kalau dapat energi maka bekerja lebih baik dan sukses.”

KKPNews, Jakarta – Banyak cara untuk memperingati hari Ibu yang jatuh setiap tanggal 22 Desember ini. Salah satunya dengan mengungkapkan dan menunjukkan rasa sayang, cinta dan terima kasih kepada sosok Ibu yang telah banyak berjasa dalam kehidupan pribadi setiap orang.

Tuesday, December 15, 2015

Menteri Susi Ungkap Modus Baru Aksi Illegal Fishing


Hasil gambar untuk menteri susiJAKARTA- Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengungkapkan, modus baru aksi penangkapan ikan secara ilegal (illegal unreported unregulated/IUU fishing) di perairan Indonesia, agar dapat kembali melakukan aksi penangkapan ikan secara ilegal.

Dia menjelaskan, para pelaku illegal fishing tersebut mencoba menjual kapal milik mereka ke perusahaan Indonesia dengan dalih hibah kapal harga murah. Namun, Susi justru mencurigai bahwa hal tersebut hanya untuk mengganti status kapal tersebut dari eks asing menjadi kapal lokal.

"Dan sekarang juga ada modus baru, kapal-kapal eks asing mau dijual murah ke perusahaan Indonesia supaya bisa jalan lagi. Tapi kan itu tidak bisa," katanya di Gedung KKP, Jakarta, Selasa (15/12/2015). (Baca: Susi: Pelaku Illegal Fishing Tularkan Virus AIDS).

Bahkan, mantan Bos Susi Air ini mengatakan, para pejabat tinggi di Tanah Air juga mencari celah agar kapal eks asing bisa kembali mencuri ikan, dengan dalih ingin membeli kapal murah dalam jumlah yang besar. Menurutnya, hal itu hanya modus operandi baru akal-akalan para pelaku illegal fishing. (Baca:Susi Ceramahi Pejabat Dunia soal Perbudakan Sektor Perikanan).

"Bahkan pejabat-pejabat tinggi juga bilang saya mau beli kapal-kapal murah banyak. Emangnya beli duit dari mana. Bohong-bohong lagi kan. Modus operandi baru illegal fishing dengan hibah penjualan harga murah, supaya kapal eks asing itu bisa tangkap lagi. Supaya ganti status aja," tandasnya.

AWAL KEBANGKITAN AGRIBISNIS di POLITEKNIK KELAUTAN dan PERIKANAN SIDOARJO

Januari 2015 merupakan bulan dan tahun KERAMAT bagi taruna-taruni AGRIBISNIS Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo. Oh yah, benarkah ...